
Episode membahas komunikasi risiko dan manajemen bencana terkait Gunung Dukono yang meletus meskipun sudah ada peringatan resmi.
Gunung Dukono sudah resmi ditutup sejak 17 April 2026.Ada surat keputusan. Ada nomor suratnya. Ada laranganyang eksplisit untuk siapapun.Tapi pada 8 Mei — kolom abu meledak setinggi 10.000 meter.Dan tiga orang tidak pulang.Inilah yang membuat kasus Dukono 2026 berbeda daribencana vulkanik biasa. Ini bukan tentang gunung yangtidak memberi peringatan. Gunung sudah bicara sejak29 Maret. Status Waspada terbit 3 April. Penutupanresmi berlaku 17 April. Tapi sistem komunikasi risikokita — dari notifikasi, penegakan larangan, hinggajangkauan ke wisatawan asing — belum cukup kuat untukmemastikan peringatan itu benar-benar sampai kepadasemua orang yang perlu mendengarnya.Di episode ini, kita bedah semuanya dengan data primer:kronologi 40 hari eskalasi yang terdokumentasi, faktadi balik SK penutupan 556/061 yang tidak cukup hanyaterbit, fenomena crisis fatigue danoptimism bias yang membuat bahaya familiar terasaaman, kerentanan wisatawan asing yang tidak terjangkausistem informasi kita, peran strategis guide sebagaiagen komunikasi risiko di garis terdepan, dan tigarekomendasi konkret yang layak dibawa ke mejapembuat kebijakan. Karena pertanyaannya bukan hanya siapa yang salah.Pertanyaannya…
Explore listener stats, chart rankings, contacts and more on the TalkDisaster podcast page.