Center for International Forestry Research (CIFOR)
by Center for International Forestry Research (CIFOR)
Is this your podcast?Insights from recent episode analysis
Audience Interest
Podcast Focus
Publishing Consistency
Platform Reach
Insights are generated by CastFox AI using publicly available data, episode content, and proprietary models.
Most discussed topics
Brands & references
Total monthly reach
Estimated from 1 chart position in 1 market.
By chart position
- 🇦🇪AE · Science#178500 to 3K
- Per-Episode Audience
Est. listeners per new episode within ~30 days
250 to 1.5K🎙 Weekly cadence·146 episodes·Last published 1mo ago - Monthly Reach
Unique listeners across all episodes (30 days)
500 to 3K🇦🇪100% - Active Followers
Loyal subscribers who consistently listen
150 to 900
Market Insights
Platform Distribution
Reach across major podcast platforms, updated hourly
Total Followers
—
Total Plays
—
Total Reviews
—
* Data sourced directly from platform APIs and aggregated hourly across all major podcast directories.
On the show
From 10 epsHost
Recent guests
Recent episodes
Keadilan Gender dan Kesejahteraan: Melawan Tantangan dari Tingkat Tapak
May 13, 2026
34m 43s
Generasi Hijau: Literasi dan Aksi Pendidikan Restorasi
May 2, 2026
24m 59s
Hutan dan Ekonomi: Mencari Titik Temu Keberlanjutan
Mar 20, 2026
41m 22s
Mengapa harus ayah? Stunting, gender, dan peran ayah dalam keluarga
Feb 3, 2026
22m 09s
Sistem Pangan Sehat Dimulai dari Gen Z
Dec 22, 2025
38m 32s
Social Links & Contact
Official channels & resources
Official Website
Login
RSS Feed
Login
| Date | Episode | Topics | Guests | Brands | Places | Keywords | Sponsor | Length | |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 5/13/26 | ![]() Keadilan Gender dan Kesejahteraan: Melawan Tantangan dari Tingkat Tapak✨ | gender justiceclimate crisis+3 | Pendeta SaprianusRatnasari | CIFOR-ICRAF | Timor Tengah Selatan | gender equalityclimate-smart agriculture+3 | — | 34m 43s | |
| 5/2/26 | ![]() Generasi Hijau: Literasi dan Aksi Pendidikan Restorasi✨ | educationenvironmental restoration+3 | NiloAlfa | Ki Hadjar Dewantara | — | educationenvironment+5 | — | 24m 59s | |
| 3/20/26 | ![]() Hutan dan Ekonomi: Mencari Titik Temu Keberlanjutan✨ | sustainable forestryforest economy+3 | Beria LeimonaErlangga | Center for International Forestry Research (CIFOR) | — | sustainable forestryforest management+3 | — | 41m 22s | |
| 2/3/26 | ![]() Mengapa harus ayah? Stunting, gender, dan peran ayah dalam keluarga✨ | stuntinggender roles+4 | Pak Jusuf AmnifuLaeli Sukmahayani | CIFORICRAF+1 | Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS)Nusa Tenggara Timur (NTT) | stuntinggender inequality+6 | — | 22m 09s | |
| 12/22/25 | ![]() Sistem Pangan Sehat Dimulai dari Gen Z✨ | sustainable food systemsGen Z involvement+3 | — | Gen ZCIFOR+5 | — | sustainable foodGen Z+4 | — | 38m 32s | |
| 9/3/25 | ![]() Inovasi Canggih, Kelestarian Hutan Terjaga✨ | teknologi hutanpengelolaan hutan berkelanjutan+4 | Beni Okarda | kecerdasan buatan (AI)drone+3 | — | teknologihutan+5 | — | 13m 48s | |
| 7/12/24 | ![]() Enjeux et perspectives de la REDD+ en RDC✨ | REDD+forestry+3 | M. Prince Lungungu MUHEMAM. Denis SONWA | CIFOR-ICRAF | République démocratique du Congo | REDD+Republic of Congo+3 | — | 38m 04s | |
| 7/5/24 | ![]() Hutan dan Kesehatan: Harmoni untuk Mendukung Masyarakat yang Sehat✨ | forest healthcommunity health+3 | Muhammad Faisal PratamaLaetania Belai Djandam | CIFOR-ICRAFCenter for International Forestry Research (CIFOR) | Indonesia | foresthealth+5 | — | 33m 26s | |
| 6/26/24 | ![]() Learning across landscapes with COLANDS: Knowledge from northern Ghana and southern Zambia✨ | integrated landscape approachsustainable practices+3 | Alida O’ConnorEric Bayala | COLANDS | GhanaZambia | COLANDSlandscape approach+5 | — | 26m 25s | |
| 6/3/24 | ![]() Landscape Game 2: Gim Interaktif untuk Bentang Alam Berkelanjutan✨ | sustainable landscape managementeducational games+3 | Prasetya IrawanMuhammad Raihan Santoso | Center for International Forestry ResearchWorld Agroforestry+2 | — | Landscape Game 2sustainable management+5 | — | 21m 06s | |
Want analysis for the episodes below?Free for Pro Submit a request, we'll have your selected episodes analyzed within an hour. Free, at no cost to you, for Pro users. | |||||||||
| 2/23/24 | ![]() Growing greener commodities – one district at a time | Research by the Center of International Forestry Research and World Agroforestry (CIFOR-ICRAF) shows promising results from taking a jurisdictional approach to increasing the sustainability of palm oil plantations in four districts/regencies in Indonesia: Pulang Pisau (Central Kalimantan Province), Kutai Kartanegara (East Kalimantan Province), Pelalawan (Riau Province), and Sintang (West Kalimantan Province). To learn more about taking a jurisdictional approach to increase the sustainability of agricultural commodities, listen to the full conversation between CIFOR-ICRAF’s senior scientist Herry Purnomo, and senior lecturer at the University of Palangkaraya Hendrik Segah. | — | ||||||
| 2/6/24 | ![]() Pendekatan Yurisdiksi untuk Sawit Berkelanjutan di Indonesia | CIFOR-ICRAF bersama mitra melaui risetnya berupaya meningkatkan kesiapan kabupaten produsen sawit terpilih dalam mengimplementasikan program-program yurisdiksi (jurisdictional programs). Riset ini didasarkan pada pendekatan partisipatif, multistakeholder, dan inklusif gender. Misi utama riset ini yaitu membangun landasan pengetahuan yang kuat tentang situasi awal, serta mengidentifikasi kebutuhan dan prioritas pembangunan. Selain itu, riset ini bertujuan untuk mengidentifikasi tindakan nasional yang dapat memberikan insentif dan mendukung implementasi pendekatan yurisdiksi, khususnya sawit berkelanjutan. Di podcast Bincang Hutan bersama Okto Yugo, Wakil Koordinator Jikalahari, dan Ade M. Iswadi, Sekretaris Jenderal Forum Komunikasi Masyarakat Sipil (FKMS) Kabupaten Sintang, mari telusuri bagaimana implementasi pendekatan yurisdiksi dilakukan dalam mencapai sawit berkelanjutan di Indonesia serta langkah-langkah konkret yang dapat diambil, termasuk tantangan dan peluang yang dihadapi. Pernyataan pada podcast ini merupakan pendapat pribadi dan tidak mewakili pandangan dari organisasi atau penyandang dana. | — | ||||||
| 9/19/23 | ![]() Menggali Peluang dan Tantangan: Kerangka Pengaman Sosial REDD+ di Indonesia | Standar kerangka pengaman sosial dalam konteks Pengurangan Emisi dari Deforestasi dan Degradasi Hutan (REDD+) telah menyita banyak perhatian, terutama saat banyak negara mulai bergerak menuju fase pembayaran berbasis hasil (RBP). Persyaratan kerangka pengaman juga menekankan pada perlindungan hak masyarakat adat dan masyarakat lokal selama proses REDD+. Mengingat kemajuan ini, terdapat kebutuhan untuk fokus pada kerangka pengaman sosial yang sudah dirancang dan dilaksanakan di lapangan. Bagian penting dari proses ini adalah memahami peran kerangka pengaman sosial untuk memperkuat hak-hak masyarakat adat dan masyarakat lokal, dan mendorong perubahan dari inisiatif yang tidak merugikan menjadi inisiatif yang lebih baik. Di episode terbaru podcast Bincang Hutan, bersama Peneliti CIFOR-ICRAF, Nining Liswanti, dan Peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Niken Sakuntaladewi, mari bersama ketahui peluang dan tantangan implementasi kerangka pengaman sosial REDD+ di Indonesia. | — | ||||||
| 8/15/23 | ![]() To spray or not to spray: The overuse of pesticides and the alternatives | Though it’s native to the Americas, the fall armyworm – a voracious caterpillar that attacks maize and other cereals, damaging the leaves – has begun wreaking havoc in Africa and Asia. In response, many farmers turn to chemical pesticides, but these can be toxic to humans and the environment. And since many farmers lack experience handling these pesticides and lack access to protective clothing, the effect is even more serious. How much damage can fall armyworms cause? Is it true that using chemicals is effective to control this pest? Are there natural enemies that can effectively attack this pest? Find out in a discussion exploring the danger of overusing chemical pesticides and its alternative – using natural predators and enemies of the fall armyworm – to answer the question: to spray, or not to spray? Join Paul Jepson, an independent consultant in integrated pest management, Buyung Hadi, coordinator of Global Action for Fall Armyworm Control at the Food and Agriculture Organization of the United and Rhett Harrison, a tropical forest ecologist and conservation biologist at CIFOR-ICRAF. | — | ||||||
| 7/26/23 | ![]() Langkah Peneliti Muda Lestarikan Mangrove | Ekosistem mangrove memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga keseimbangan alam dan keberlanjutan lingkungan. Ekosistem yang dipenuhi oleh spesies pohon khas menyediakan habitat unik bagi beragam spesies flora dan fauna. Akarnya yang kuat berfungsi sebagai benteng alami yang melindungi kawasan pesisir dari abrasi dan gelombang. Mangrove juga berperan sebagai kawasan penyangga dan penyimpan ‘karbon biru’ yang membantu upaya mitigasi perubahan iklim. Diperlukan upaya yang kuat dalam melindungi tipe ekosistem ini agar manfaatnya dapat kita rasakan sekarang dan di masa yang akan datang. Dalam rangka memperingati Hari Mangrove Dunia 2023, Peneliti CIFOR-ICRAF, Phidju Sagala dan Milkah Royna di Bincang Hutan akan berbagi wawasan dan pengetahuan seputar ekosistem mangrove serta upaya nyata para peneliti dalam meriset dan melestarikan ekosistem pesisir ini. | — | ||||||
| 6/21/23 | ![]() Restorasi hutan di bentang alam: Bukan sekedar menanam pohon | Restorasi hutan merupakan proses pemulihan ekosistem hutan yang telah rusak, terdegradasi, atau hilang. Upaya ini melibatkan penanaman pohon, memulihkan kualitas tanah, dan memperkenalkan kembali tumbuhan dan hewan asli ke suatu daerah. Diperlukan perencanaan yang cermat, pemantauan, dan manajemen yang adaptif untuk memastikan keberhasilan upaya restorasi. Ani Adiwinata Nawir, peneliti senior CIFOR-ICRAF akan menjelaskan restorasi hutan dalam lingkup bentang alam, pentingnya restorasi untuk pemulihan fungsi-fungsi ekosistem yang sudah rusak tapi juga mempertimbangkan sosial ekonomi, kohesi sosial dan budaya yang ada, tapi tidak mengesampingkan juga tujuan ekonomi pihak-pihak terkait. Termasuk memaksimalkan manfaat ekologis dan sosial dari ekosistem hutan yang dipulihkan. | — | ||||||
| 3/3/23 | ![]() Peran Pemetaan dalam Riset Dan Upaya Restorasi Lahan | Dunia kehutanan tidak dapat terlepas dari peran teknologi di dalamnya, salah satunya pemanfaatan Sistem Informasi Geografis (SIG). Teknologi ini mengandalkan proses pengamatan dan citra jarak jauh tanpa harus melakukan ground checking ke lapangan yang tentunya meningkatkan efisiensi di berbagai skala riset. Pada proses perencanaan suatu upaya restorasi, teknologi SIG dapat melihat kondisi suatu bentang alam pada kondisi saat ini maupun di masa lalu, serta dapat membantu dalam penentuan jenis tanaman sesuai kondisi lahan sekitarnya. Proses pemantauan juga dapat dilakukan secara realtime yang dapat diatur dalam berbagai satuan waktu. Bersama Agus Muhamad Maulana, Peneliti CIFOR-ICRAF di bidang teknologi SIG, mari bersama ketahui bagaimana peran pemetaan dalam riset dan upaya restorasi lahan. | — | ||||||
| 1/13/23 | ![]() Pelestarian dan Pengelolaan Bersama Daerah Aliran Sungai Rejoso | Daerah Aliran Sungai (DAS) Rejoso di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur berperan penting dalam mendukung kuantitas serta kualitas pasokan air dan juga memiliki fungsi strategis sebagai sumber air bersih di Pasuruan dan wilayah sekitarnya. Melalui Rejoso Kita, CIFOR-ICRAF dan mitra mengupayakan suatu bentuk kolaborasi multipihak untuk pelestarian DAS Rejoso lewat berbagai upaya di antaranya konservasi lahan, penerapan sistem agroforestri, pertanian berkelanjutan, efisiensi pemanfaatan air, peningkatan kapasitas masyarakat, dan penguatan kelembagaan. Di episode terbaru podcast Bincang Hutan bersama Beria Leimonia, Peneliti CIFOR-ICRAF untuk Proyek Riset Rejoso kita, mari ketahui upaya pelestarian dan pengelolaan bersama daerah aliran sungai Rejoso di Pasuruan, Jawa Timur. | — | ||||||
| 12/6/22 | ![]() Teknologi Penginderaan Jauh untuk Sektor Kehutanan dan Tata Guna Lahan | Teknologi penginderaan jauh telah berkembang sangat pesat. Dengan memanfaatkan citra satelit, kita bisa memantau kondisi permukaan bumi sehingga dapat diketahui kondisi dan sumber daya hutan yang ada secara lebih komprehensif dan utuh, khususnya hutan-hutan yang ada di Indonesia. Data-data penginderaan jauh kemudian diolah untuk menghitung luas, perubahan tutupan lahan, sampai pada akhirnya dapat diduga dan diketahui laju deforestasi dan degradasi hutan yang terjadi. Informasi yang didapatkan inilah yang menjadi sumber data dan evaluasi dalam merumuskan kebijakan-kebijakan dan bentuk pengelolaan hutan dan lahan yang tepat. Di episode terbaru podcast Bincang Hutan, bersama Ali Suhardiman dari Fakultas Kehutanan, Universitas Mulawarman, mari ketahui bersama perkembangan dan manfaat dari Geographic Information System (GIS) dan penginderaan jauh bagi sektor kehutanan dan tata guna lahan. | — | ||||||
| 10/31/22 | ![]() Mengenal Green Jobs, Peluang Karir Masa Depan untuk Kelestarian Lingkungan | Green jobs atau pekerjaan hijau merupakan berbagai jenis pekerjaan yang mendukung pelestarian lingkungan saat ini tengah menarik perhatian masyarakat. Seiring dengan meningkatnya pemahaman dan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan terutama oleh generasi muda, green jobs dinilai memiliki peluang menjanjikan di masa depan yang dapat mendorong efisiensi sumber daya alam, energi terbarukan, menjaga keanekaragaman hayati, pembatasan emisi gas rumah kaca, serta mendukung proses adaptasi dan mitigasi perubahan iklim. Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda, 28 Oktober 2022 di episode terbaru podcast Bincang Hutan bersama Leony Aurora, Landscapes and Partnerships Lead di Tropical Forest Alliance, mari bersama mengenal green jobs sebagai peluang di masa depan untuk memulihkan serta menjaga kelestarian lingkungan. | — | ||||||
| 9/23/22 | ![]() Sumber Pangan dan Gizi Hewani dari Mangrove | Mangrove merupakan salah satu tipe ekosistem pesisir yang memberikan banyak manfaat bagi kehidupan. Kontribusi mangrove di antaranya mendukung ketahanan pangan, gizi, dan mata pencaharian masyarakat. Beberapa gizi masyarakat di kawasan mangrove dapat terpenuhi dari hasil tangkapan seperti ikan, kerang, dan kepiting bakau. Ekosistem ini juga dikenal sebagai habitat hidup ikan dan hewan air lainnya yang dapat dikonsumsi dan dijual oleh masyarakat. Sebagai sumber makanan hewani, ikan mengandung protein yang tinggi serta mikronutrien seperti zinc, zat besi, dan kalsium yang baik bagi pertumbuhan anak. Ketersediaan ikan yang melimpah dan mudahnya akses menjadikannya sebagai sumber pangan penting, yang tentunya harus diikuti dengan pengelolaan mangrove secara lestari. Bersama Peneliti CIFOR-ICRAF, Mulia Nurhasan di episode terbaru podcast Bincang Hutan, mari bersama telusuri sumber pangan dan gizi hewani dari mangrove. | — | ||||||
| 8/19/22 | ![]() Aktor dan Seluk Beluk Potensi Perdagangan Kopi | Tidak hanya menjadi bagian dari gaya hidup, kopi juga memiliki nilai-nilai budaya bagi sebagian kelompok masyarakat di Indonesia. Aceh, Jawa Barat, Jawa Timur, dan Sumatra Utara merupakan contoh daerah-daerah produsen kopi yang sangat terhubung dengan pasar internasional. Di level internasional, sekitar 3,2% perdagangan kopi dunia berasal dari Indonesia, yang setara dengan sekitar 300 ribu ton kopi dan bernilai sebesar lebih dari 800 juta dolar Amerika. Hasil riset CIFOR-ICRAF menunjukkan bahwa terdapat lebih dari 600 aktor yang membentuk 950 jaringan dalam perdagangan kopi, baik di level domestik maupun internasional. Aktor-aktor tersebut tidak hanya dipetakan, namun juga dipahami jaringan dan kekuatannya. Perlu diketahui peran masing-masing aktor dan bagaimana aktor tersebut dapat diberdayakan untuk mendorong perdagangan kopi yang berkelanjutan. Di episode terbaru podcast Bincang Hutan bersama Peneliti CIFOR-ICRAF Dyah Puspitaloka, mari telusuri bersama aktor dan seluk beluk potensi perdagangan kopi di Indonesia. | — | ||||||
| 7/18/22 | ![]() Agrosilvofishery: Potensi Solusi bagi Restorasi, Ekonomi, dan Ketahanan Pangan di Lahan Gambut | Di episode sebelumnya, kita telah mendengar tentang potensi agrosivofishery dalam pemulihan lahan gambut. Kali ini, kami kembali mengajak pendengar Bincang Hutan untuk mengenal agrosilvofishery lebih dalam. Agrosilvofishery nampaknya semakin populer sebagai salah satu pendekatan tepat guna dalam pengelolaan lahan gambut, dan disebut-sebut sebagai win-win solution dengan memberi peluang yang sama untuk konservasi, ekonomi, dan penciptaan mata pencaharian. Bersama Profesor Rujito Agus Suwignyo, Guru Besar Fakultas Pertanian, Universitas Sriwijaya di episode terbaru podcast Bincang Hutan, tak kalah seru dan menarik, mari ketahui bersama tentang potensi dari agrosilvofishery bagi restorasi, ekonomi, dan ketahanan pangan di lahan gambut. | — | ||||||
| 6/16/22 | ![]() Potensi Agrosilvofishery dalam Pemulihan Lahan Gambut | Agrosilvofishery merupakan model pengelolaan lahan yang mensinergikan aspek ekologi dan ekonomi - suatu konsep teknologi tradisional ramah lingkungan dengan menggabungkan usaha pertanian, kehutanan, dan perikanan. Kegiatan restorasi lahan basah, salah satunya di lahan gambut, saat ini banyak menggunakan pendekatan agrosilvofishery karena dinilai sesuai dengan pola pengusahaan lahan yang sudah ada. Artinya, masyarakat tidak perlu lagi belajar teknologi baru karena gabungan budi daya pertanian, kehutanan, dan perikanan ini sebenarnya sudah ada sejak dulu. Masyarakat lokal sudah terbiasa memanfaatkan pola ini, seperti pola fluktuasi musiman genangan air tanpa intervensi drainase di lahan gambut. Bersama Yustina Artati, Peneliti Senior CIFOR-ICRAF, di episode terbaru Bincang Hutan, mari ketahui bersama tentang konsep dan praktik agrosilvofishery di lahan gambut serta manfaatnya bagi kehidupan dan restorasi lahan. | — | ||||||
| 4/11/22 | ![]() Celebrating women in environmental conservation | Conservationist Sheherazade, and host Anggi Cahyaningtyas discuss challenges and opportunities for women | — | ||||||
Showing 25 of 148
Pitch Fit is a Pro feature
See how bookable this show is for guests, which brands already advertise, the per-episode ad value, and the best-fit guest and sponsor profile. The numbers are blurred on the free plan.
How readily this show books outside guests like you.
How proven this show is for host-read sponsorships.
For Guests
ProFor Advertisers
ProUpgrade to Pro to unlock guest cadence, sponsor categories, fit scores, and per-episode ad value for this show.
Chart Positions
1 placement across 1 market.
Chart Positions
1 placement across 1 market.

























