
About this episode
The episode discusses the timely help of God in our lives, illustrated through the testimony of Samuel in the Bible.
Di dalam linimasa kehidupan kita, ada sebuah kebenaran yang teramat indah untuk selalu kita ingat: bahwa pertolongan Tuhan tidak pernah datang terlambat. Bagi setiap orang yang sungguh-sungguh mengasihi-Nya, pertolongan itu selalu datang tepat pada waktunya—tidak pernah sedetik pun mendahului, dan tidak pernah sedetik pun terlambat. Seperti kesaksian iman yang abadi dalam Kitab 1 Samuel 7:12-13: “Kemudian Samuel mengambil sebuah batu dan mendirikannya antara Mizpa dan Yesana; ia menamainya Eben-Haezer, katanya: ‘Sampai di sini Tuhan menolong kita.’ Demikianlah orang Filistin itu ditundukkan dan tidak lagi memasuki daerah Israel. Tangan Tuhan melawan orang Filistin seumur hidup Samuel.”
People in this episode
Host: Breath & Bread
Topics covered
- faith
- divine help
- timing of God
- testimony
- spirituality
Keywords
- Eben Haezer
- God's help
- faith testimony
- 1 Samuel
- spiritual growth
Mentioned in this episode
Books & works: Kitab 1 Samuel 7:12-13
Places: Israel, Filistin, Mizpa, Yesana
More episodes of Breath & Bread
- Penuh Harapan · June 12, 2026 · 4 min
- Tuhan, Sembuhkan Aku · May 29, 2026 · 6 min
- Iman yang Tidak Memaksa Tuhan · May 22, 2026 · 6 min
- Ketika Iman Lebih Besar Dari Yang Terlihat · May 15, 2026 · 4 min
- Dua Arah, Satu Pilihan · May 7, 2026 · 6 min
- Saat Microphone Dimatikan · December 28, 2025 · 5 min
Explore listener stats, chart rankings, contacts and more on the Breath & Bread podcast page.