
About this episode
Episode ini membahas tentang ketaatan Yusuf dalam kisah Natal dan tindakannya yang berbicara lebih keras daripada kata-kata.
Dalam kisah Natal, seringkali perhatian kita tertuju pada Maria atau Bayi Yesus. Namun, ada satu tokoh penting yang sering dilupakan: Yusuf, tunangan Maria. Injil mencatat, tidak ada sepatah kata pun keluar dari mulut Yusuf, tetapi tindakannya berbicara lebih keras daripada kata-kata. Dari Yusuf, kita belajar arti ketaatan dalam diam. Ketika Yusuf mengetahui bahwa Maria mengandung sebelum mereka hidup bersama, ia pasti merasa hancur. Sebagai laki-laki saleh, ia ingin menaati hukum, tetapi juga tidak mau mempermalukan Maria. Matius 1:19 mencatat, "Karena Yusuf suaminya, seorang yang tulus hati dan tidak mau mencemarkan nama istrinya di muka umum, ia bermaksud menceraikannya dengan diam-diam." Keputusan ini menunjukkan kasih dan keadilannya.
Topics covered
- ketaatan
- Natal
- Yusuf
- Maria
- spiritualitas
- kasih
- keadilan
Keywords
- Natal
- Yusuf
- ketaatan
- Maria
- Injil
- spiritualitas
- keadilan
Mentioned in this episode
Books & works: Injil, Matius 1:19
More episodes of Breath & Bread
- Penuh Harapan · June 12, 2026 · 4 min
- Eben Haezer · June 4, 2026 · 5 min
- Tuhan, Sembuhkan Aku · May 29, 2026 · 6 min
- Iman yang Tidak Memaksa Tuhan · May 22, 2026 · 6 min
- Ketika Iman Lebih Besar Dari Yang Terlihat · May 15, 2026 · 4 min
- Dua Arah, Satu Pilihan · May 7, 2026 · 6 min
Explore listener stats, chart rankings, contacts and more on the Breath & Bread podcast page.